Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Fashion Blog

Yuk, Kita Ketahui Jenis-jenis Lantai Kayu

mengenal jenis-jenis lantai kayu

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa lantai menjadi salah satu bagian interior yang tidak bisa dipisahkan dari dunia konstruksi. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat fungsi utama lantai adalah untuk memberikan rasa nyaman pada pijakan kaki.

Tak sekedar memberi rasa nyaman, penggunaan lantai juga pastinya akan menambah nilai estetika pada sebuah hunian. Ada banyak sekali jenis-jenis material lantai yang tersedia, dimana masing-masing jenisnya tampil dengan karakteristik tersendiri.

Perbedaan antar material lantai tersebut meliputi berbagai aspek, mulai dari bentuk, motif, tingkat keindahan, kekuatan, hingga harganya. Ya, seperti halnya lantai kayu yang memiliki ciri khas berbeda dengan jenis material lantai lainnya.

Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan mengupas tuntas seputar jenis-jenis lantai kayu. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

Pengertian Lantai Kayu

Lantai kayu atau yang sering disebut dengan istilah parket, merupakan material yang terdiri dari kumpulan kepingan kayu. Kayu-kayu tersebut telah melalui proses penge-presan, sehingga terbentuklah potongan atau lembaran papan yang siap diaplikasikan pada lantai rumah.

Dinilai dari segi materialnya, maka lantai kayu ini akan dibedakan lagi kedalam dua tipe berbeda, yakni lantai kayu solid dan lantai kayu sintetis (kayu olahan). Khusus lantai kayu solid, yang mana ia terdiri lagi dalam dua tipe berbeda, yaitu lantai kayu indoor dan lantai kayu outdoor (decking).

Adapun mengenai penjelasan pada masing-masing jenis lantai kayu seperti berikut :

1. Lantai Kayu Solid Indoor

jenis lantai kayu solid indoor

Sesuai dengan namanya, parket solid ini terbuat dari bahan kayu asli alias kayu utuh tanpa ada campuran material lainnya. Tentu saja daya tahannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Tak hanya unggul dari tingkat kekuatan, penggunaan parket solid pun dapat menghadirkan nuansa yang lebih mewah, elegan, dan natural. Lantai kayu solid indoor ini dapat kita aplikasikan pada berbagai ruangan, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dan sebagainya.

Akan tetapi, lantai kayu solid kurang cocok dipasang di area dapur dan kamar mandi. Mengapa demikian?

Pasalnya, kedua area tersebut memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi, sehingga lantai kayunya akan rentan terhadap pertumbuhan jamur serta pelapukan.

Jenis-jenis Lantai Kayu Solid Indoor Terbaik

  • Lantai Kayu Solid Jati

jenis lantai kayu solid indoor - parket jati

Berbicara soal jenis kayu yang berkualitas tinggi, tentu saja kayu jati ini adalah jawabannya. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat kualitas kayu jati sudah terbukti sangat mumpuni, mulai dari tingkat kekuatan, tingkat kepadatan, tingkat keindahan pola serat dan warnanya.

Dengan demikian, maka tak heran juga jika harga lantai kayu jati lebih mahal dibanding parket kayu lainnya. Kendati menawarkan harga mahal, namun penggunaan lantai kayu jati ini akan sebanding dengan tingkat kepuasan yang anda dapatkan.

Namun perlu diingat, bahwa produk lantai kayu jati terbagi lagi kedalam kelas yang berbeda yaitu grade A, grade B, dan grade C. Tentu saja masing-masing kualitas dan harga yang ditawarkan pada setiap kelas parket jati tersebut akan berbeda pula. 

Baca selengkapnya -> Mengenal Lantai Kayu Jati dan Informasinya

  • Lantai Kayu Solid Merbau

jenis lantai kayu solid indoor - parket merbau

Dari segi harga, lantai kayu solid merbau ini memang lebih murah disbanding parket jati. Bahkan saat harganya dibandingkan dengan parket jati grade C, harga lantai kayu merbau ini masih lebih murah lho.

Nah, karena hal itulah yang membuat lantai kayu merbau banyak dipilih sebagai pengganti lantai kayu solid jati. Meski murah, bukan berarti juga kualitas parket solid merbau ini murahan!

Mengenai kualitasnya, kayu merbau memiliki tingkat kekerasan dan keawetan kayu merbau ini termasuk kedalam kelas I dan II. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, lantai kayu merbau juga sudah terbukti tahan terhadap serangan rayap dan perubahan cuaca.

Untuk tampilan fisiknya, kayu merbau tampil dengan warna merah kecoklatan yang berpola serat lurus. Hasilnya, penggunaan lantai kayu solid merbau ini akan menonjolkan kesan yang lebih natural, elegan, hangat, dan nyaman pada sebuah hunian.

Artikel Terkait : Mengenal Lantai Kayu Merbau

  • Lantai Kayu Solid Sonokeling

jenis lantai kayu solid indoor - parket sonokeling

Bagi anda yang ingin rumahnya tampil dengan nuansa eksotik dan nyentrik, maka penggunaan lantai kayu solid sonokeling ini merupakan pilihan paling tepat. Bagaimana tidak, sebab lantai kayu solid sonokeling mengusung perpaduan warna hitam dan cokelat kekuningan.

Adapun dua jenis lantai kayu sonokeling yang umumnya diminati konsumen, yakni lantai kayu sonokeling ukuran 1,5 x 9 x 30 - 90 cm dan lantai sonokeling ukuran 1,2 x 4,5 x 19 - 30 cm / pcs. 

Meski dijualnya sama-sama per meter persegi, namun kedua jenis lantai kayu sonokeling tersebut dijual dengan harga yang berbeda. Lalu, bagaimana dengan harganya?

Untuk informasi harga lantai kayu solid sonokeling, silahkan kunjungi -> Mengenal Lantai Kayu Sonokeling

2. Lantai Kayu Solid Outdoor (Decking)

jenis Lantai Kayu Solid Outdoor

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa lantai kayu solid dibedakan kedalam dua tipe yang berdasarkan penempatannya. Ya, produk parket outdoor atau decking ini lebih cocok diaplikasikan di luar ruangan, seperti taman, halaman, balkon, rooftop, jembatan, hingga pinggiran kolam renang.

Pasalnya, decking memiliki karakteristik yang tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan kelembapan tinggi. Itu sebabnya, mengapa produk decking juga kerap di aplikasikan di area kamar mandi. Namun, tidak semua jenis kayu itu cocok dijadikan bahan baku untuk decking lho.

Jenis Lantai Kayu Solid Outdoor Terbaik

  • Decking Kayu Ulin

jenis Lantai Kayu Solid Outdoor - decking kayu ulin

Menurut kabar yang beredar, kayu ulin berkualitas tinggi itu kebanyakan didapat di daerah Kalimantan. Masyarakat Suku Dayak kerap menyebutnya dengan istilah “Bulian” atau kayu besi, karena tekstur kayu ulin yang begitu padat dan sekeras besi. 

Dengan teksturnya yang sekeras besi, tentu saja decking kayu ulin tahan terhadap serangan rayap dan perubahan cuaca. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, tingkat penyusutan dan pemuaian pada decking kayu ulin ini terbilang minim. 

Apalagi dengan tampilan warna dan pola serat kayunya yang begitu indah, sehingga penggunaan decking kayu ulin dapat meningkatkan nilai estetika pada sebuah hunian. 

Baca selengkapnya : Harga Lantai Outdoor Dari Kayu Ulin Kalimantan

  • Decking Kayu Keruing

jenis Lantai Kayu Solid Outdoor - decking kayu keruing

Selain kayu ulin, kayu keruing juga merupakan salah satu jenis kayu asli Indonesia yang berkualitas tinggi. Sehingga tak heran, jika jenis kayu yang satu ini kerap menjadi andalan untuk industri perkayuan, termasuk pembuatan produk decking.

Karakter kayu keruing memang tahan terhadap perubahan cuaca dan serangan rayap, yang membuat penempatannya cocok dilakukan di area terbuka, seperti halaman, taman, rooftop, pinggiran kolam renang, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Keistimewaan Kayu Keruing Pada Produk Lantai Kayu dan Plafon Lambersering 

  • Decking Kayu Bengkirai

jenis Lantai Kayu Solid Outdoor - decking kayu bengkirai

Kayu bengkirai juga banyak dijumpai di kawasan hutan tropis Kalimantan, yang memang terkenal dengan kualitas yang begitu baik. Tak hanya unggul dari segi kualitas, kayu bengkirai pun tampil dengan warna kuning kecoklatan sehingga dapat menghadirkan nuansa elegan, mewah, dan natural.

Nah, karena hal itulah yang membuat kayu bengkirai sering disebut dengan istilah “Yellow Balau”. Dengan menggunakan decking bengkirai, pastinya hunian anda akan jauh lebih indah dari sebelumnya.

Baca selengkapnya : Decking Bengkirai dan Harga Jualnya

  • Decking Kayu Merbau

jenis Lantai Kayu Solid Outdoor - decking kayu merbau

Jenis decking terbaik berikutnya yang akan dibahas, yakni berupa decking kayu merbau. Ya, tak hanya cocok dijadikan lantai kayu indoor, kayu merbau juga sangat cocok dijadikan parket outdoor. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat tingkat kekuatan dan daya tahan kayu merbau yang begitu mumpuni.

3. Lantai Kayu Sintetis (Olahan)

jenis Lantai Kayu Sintetis

Untuk menekan biaya operasional yang tinggi, tak sedikit para produsen mebel dan furniture yang menggunakan kayu sintetis sebagai bahan bakunya. Dengan menggunakan kayu olahan, tentu saja akan lebih menghemat biaya operasional.

Begitu pun yang terjadi pada produk parket, dimana saat ini tersedia parket sintetis sebagai alternatif terbaik pengganti lantai kayu solid. Dari segi tampilan, mungkin parket sintetis ini tidak berbeda jauh dengan lantai kayu solid.

Jika dinilai dari segi material atau bahannya, maka anda akan menemukan perbedaan yang sangat menonjol antara lantai kayu solid dengan parket sintetis tersebut.  

Adapun mengenai jenis-jenis parket sintetis yang paling laris dipasaran seperti berikut :

Jenis Lantai Kayu Sintetis Terbaik

  • Lantai Vinyl

jenis Lantai Kayu Sintetis - lantai vinyl

Material lantai vinyl terbuat dari bahan PVC (Polyvinyl Chloride) yang kerap digunakan untuk bahan baku pembuatan pipa air. Bahan PVC tersebut memiliki tekstur yang elastis, serta tahan terhadap korosi maupun serangan rayap.

Selain pipa air, bahan PVC ini juga digunakan untuk pembuatan lantai vinyl. Jenis parket sintetis yang satu ini sangat mudah kita jumpai dipasaran, serta dapat diaplikasikan pada hampir semua ruangan termasuk dapur dan kamar mandi.

Dari segi harga, lantai vinyl ini memang jauh lebih murah ketimbang parket solid. Nah, karena hal itulah yang membuat lantai vinyl banyak dipilih sebagai alernatif pengganti parket solid. Adapun berbagai varian motif vinyl yang tersedia di pasaran, sehingga bisa anda pilih sesuai selera.

Baca selengkapnya : Rekomendasi Lantai Vinyl Motif Kayu Terbaik

  • Lantai SPC

jenis Lantai Kayu Sintetis - lantai spc

Lantai SPC menjadi salah satu produk parket sintetis yang banyak diminati oleh masyarakat. Hal itu bukan tanpa alasan, mengingat lantai SPC memiliki beragam keunggulan yang tidak oleh produk lantai kayu sintetis lainnya.

Istilah SPC itu sendiri merupakan singkatan dari Stone Plastic Composite, dimana ia adalah produk lantai yang menggabungkan senyawa kalsium karbonat dengan serbuk PVC dan stabilizer. Dengan kata lain, lantai SPC adalah bentuk pengembangan dari lantai vinyl.

Itu sebabnya, mengapa kualitas lantai SPC jauh lebih bagus dari lantai vinyl. Hal itu bisa diliat, yang mana lantai SPC memiliki sifat tidak mudah rusak dan tidak mudah penyok. Lebih hebatnya lagi, lantai SPC memiliki sifat 100% anti air.

  • Lantai Laminated

jenis Lantai Kayu Sintetis - lantai laminated

Tak berbeda jauh dengan kedua jenis lantai kayu sintetis diatas tadi, yang mana lantai laminated juga cocok diaplikasikan pada hampir semua ruangan.

Salah satu ciri khas dari lantai kayu laminated (lantai laminasi) yang tidak dimiliki oleh jenis lantai kayu tempel lainnya, yaitu terdapat double click system yang terdapat pada lidah penguncinya.

Itu artinya, proses pemasangan lantai kayu laminated akan menjadi lebih mudah dipasang karena tidak membutuhkan media perekat seperti lem.

Dari segi materialnya, lantai kayu laminated ini terbuat dari bahan serbuk kayu HDF yang diolah sedemikian rupa hingga berbentuk lembaran-lembaran parket dengan ukuran lebar, panjang, dan tipis. Umumnya ukuran lantai kayu laminated tersebut sekitar 9,8 x 19,5 x 121,5 cm per pcs.

Baca selengkapnya : Mengenal Lantai Kayu Laminated

Untuk anda yang ingin tahu manfaat dari penggunaan lantai kayu solid, silahkan kunjungi : Keunggulan dan Kekurangan Lantai Kayu

 Tipe-tipe Lantai Kayu yang Tersedia Dipasaran

Selain terdiri dari beragam jenis, ternyata produk lantai kayu juga terdiri dari beberapa tipe berbeda lho. Nah, biar anda gak salah beli, sebaiknya pahami terlebih dahulu mengenai tipe-tipe lantai kayu yang tersedia dipasaran.

Lantas, seperti apa sajakah tipe-tipe lantai kayu tersebut?

1. Lantai Kayu / Parket

Tipe yang pertama adalah Lantai kayu \ Parket adalah jenis yang biasanya ditempatkan di area dalam ruangan atau indoor. bentuknya sendiri persegi panjang dengan ukuran 1,2 x 5 x 20-30 cm. jenis kayu yang digunakan adalah kayu jati, kayu merbau, kayu sungkai dan kayu sonokeling

2. Decking Kayu

Tipe yang kedua adalah Decking kayu, dimana ia bisa ditempatkan di indoor maupun outdoor. Bentuknya sendiri lebih besar dan panjang dari Parket dengan ukuran  1,9 x 9 x 100-390 cm.

Decking bisa digunakan untuk sisi kolam renang, papan pijakan di taman, pagar rumah sampai dengan hiasan dinding. Kayu yang digunakan untuk membuatnya adalah Kayu Bengkirai, Ulin Sulawesi, Merbau dan Ulin Kalimantan.

3. Lamparquet

Tipe ini memiliki fungsi dan area penempatan yang sama dengan Parket. Namun, yang menjadi pembedanya terdapat pada ukuran saja. Ya, tipe lamparquet pada umumnya tampil dengan ukuran yang lebih kecil, yakni 1 x 5 x 20-50 cm.

4. Flooring Kayu

Sebenarnya flooring kayu memiliki fungsi yang sama dan juga area penempatan yang sama dengan parket. Lalu, apa yang membedakannya? Ya, yang menjadi pembedanya adalah ukurannya yang lebih besar dan lebar.  

Tak hanya itu, bentuknya juga agak sedikit berbeda dimana flooring memiliki garis-garis yang tidak dimiliki oleh parket. Ukurannya sendiri dipisahkan menjadi Flooring Jumbo yang berukuran  1,5 x 12 x 30-90 cm sedangkan mini flooring adalah 1,2 x 7 x 30-45cm.

5. Papan Tangga Kayu

Dari namanya saja sudah sangat jelas, yang mana papan tangga kayu memilki fungsi untuk menjadi pijakan tangga.

Bentuknya sendiri lebar dan panjang seperti papan, serta terbagi menjadi 2 tipe yang berbeda yaitu papan tangga sambung dan papan tangga kayu solid. Perbedaan dari keduanya adalah papan tangga sambung terdiri dari 2 papan kayu yang disatukan, sedangkan papan tangga kayu solid tidak.

6. Lumbershiring / Plafond Kayu

Tipe ini umumnya ditempatkan untuk menutup bagian atas dibawah atap rumah atau langit-langit, yang bentuknya sendiri panjang dan tidak terlalu lebar. Adapun mengenai jenis kayu yang digunakan sebagai bahan dasar biasanya adalah kayu merbau, kayu mumala, kayu agathis, kayu bengkirai dan kayu keruing.

7. Plin Kayu

Plin kayu ini berfungsi untuk menutup bagian bawah sisi dinding, atau digunakan untuk finishing. Tujuan dari pemasangan plin, yakni agar lantai kayu dan tembok/dinding terlihat lebih rapi dan menyatu.

Pada umumnya, pemasangan papan tangga kayu pun menggunakan plin dibagian sampingnya bertujuan agar terlihat lebih rapi.

Seperti itulah jenis-jenis dan tipe lantai kayu yang tersedia dipasaran, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi agar tidak salah saat membeliya.