Jenis-jenis Material Lap Siding Terbaik Untuk Hunian
Jenis lap siding - Pada dasarnya, lap siding merupakan sebuah material pelapis dinding yang umumnya dipasang secara horizontal maupun vertikal dengan sistem saling menumpuk.
Tak hanya sekedar mempercantik fasad bangunan, material ini juga berperan sebagai pelindung dinding dari paparan panas matahari, hujan, angin, maupun perubahan cuaca.
Ada berbagai jenis material lap siding yang masing-masingnya memiliki karakteristik tersendiri, sehingga bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mending simak langsung ulasan berikut.
4 Jenis Lap Siding Untuk Dinding
1. Lap Siding Kayu Solid
Bagi anda yang menyukai tampilan natural dan elegan, maka Lap Siding Kayu Solid merupakan pilihan paling tepat.
Ya, material ini memiliki pola serat alami pada setiap papannya yang dapat menciptakan tampilan unik, sehingga tidak ada dua panel yang benar-benar terlihat sama.
Selain meningkatkan estetika, Lap Siding Kayu Solid juga memiliki kemampuan isolator panas alami yang dapat mengurangi penyerapan panas ke dalam hunian.
Dengan begitu, suhu di dalam ruangan akan tetap terasa sejuk meski cuaca sedang panas-panasnya.
Namun perlu diingat, Lap Siding Kayu Solid memerlukan perawatan berkala seperti pembersihan dan pelapisan ulang.
Hal ini penting dilakukan untuk menjaga ketahanannya terhadap paparan sinar matahari, air hujan, jamur, dan rayap dalam jangka panjang.
Artikel serupa: Lambersering Kayu Untuk Kebutuhan Dinding dan Plafon
2. Lap Siding WPC
WPC (Wood Plastic Composite) terbuat dari campuran bahan sebuk kayu, plastik daur ulang, dan bahan aditif lainnya.
Dibandingkan dengan kayu solid, material ini memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kelembapan.
WPC tidak mudah lapuk dan tidak mempan diserang rayap, sehingga ideal digunakan untuk dinding eksterior.
Secara visual, Lap Siding WPC dirancang dengan motif dan pola serat yang menyerupai kayu asli.
Adapun berbagai varian warna Lap Siding WPC yang tersedia, mulai dari cokelat muda, cokelat tua, abu-abu, krem, dan masih banyak lagi.
Bahkan, perawatan Lap Siding WPC terbukti lebih mudah ketimbang material kayu solid lho.
3. Lap Siding Fiber Cement
Lap Siding Fiber Cement terbuat dari camuran bahan semen, pasir silika, serat selulosa, dan bahan kimia lainnya.
Berkat campuran bahan tersebut, ia memiliki daya yang sangat baik terhadap pengaruh cuaca ekstrim.
Hebatnya lagi, Lap Siding Fiber Cement tahan terhadap api, rayap, kelembapan, jamur, dan perubahan suhu.
Produk ini memiliki berbagai varian desain, dan salah satu yang paling populernya berupa motif kayu.
Untuk pemasangan Lap Siding Fiber Cement biasanya menggunakan rangka dan sistem sekrup, sehingga membuatnya lebih cepat dikerjakan.
4. Lap Siding PVC
PVC atau Poly vinyl chloride merupakan material sintetis sejenis termoplastik yang memiliki tekstur lentur dan berbobot ringan.
Berkat bahan utamanya yang berupa plastik, Lap Siding PVC tahan terhadap air yang membuatnya cocok diaplikasikan di daerah dengan curah hujan tinggi.
Bahkan, materal ini terbukti tidak mengalami korosi, pelapukan, dan tidak menjadi tempat berkembangnya jamur.
Dari segi pemasangan, Lap Siding PVC relatif lebih simpel karena pada setiap panelnya sudah dibekali dengan sistem sambungan.
Untuk tampilan visualnya, material ini tersedia kedalam berbagai varian motif, warna dan tekstur yang bisa disesuaikan dengan konsep rumah.
Akan tetapi, kekurangan Lap Siding PVC terdapat pada daya tahannya terhadap paparan sinar matahari secara menerus.
Seiring waktu pemakaian, Lap Siding PVC berpotensi mengalami pemudaran warna hingga perubahan bentuk.
Nah, itu dia beberapa jenis material Lap Siding yang bisa anda pilih untuk mempercantik fasad bangunan.




