Berikut Jenis-jenis Kayu yang Berwarna Putih
Jenis kayu warna putih - Setiap jenis kayu tentu memiliki ciri khasnya sendiri, entah dari segi tekstur maupun warna.
Dari segi warna memang sangat bervariasi, mulai dari cokelat, merah, kuning, putih, hingga perpaduan beberapa warna.
Namun, pada kesempatan kali ini hanya akan membahas jenis-jenis kayu yang berwarna putih saja.
Tanpa banyak panjang lebar lagi, yuk simak langsung ulasan berikut.
5 Jenis Kayu Berwarna Putih
1. Kayu Pulai
Pada dasarnya, Kayu Pulai tampil dengan warna putih kekuningan yang memiliki tekstur halus dan berserat lurus.
Kayu ini cukup mudah dipotong, dipahat, hingga dibentuk sesuai dengan kebutuhan.
Berkat teksturnya yang mudah diolah, Kayu Pulai kerap diandalkan untuk industri kerajinan, ukiran patung, panel dinding, dan sebagainya.
Akan tetapi, tingkat kekerasan Kayu Pulai terbilang rendah sehingga tidak cocok untuk kebutuhan konstruksi berat maupun outdoor.
Baca juga: Jenis Kayu yang Berwarna Merah
2. Kayu Jelutung
Kayu Jelutung mengusung warna putih pucat yang terlihat merata dengan sedikit perpaduan krem.
Disisi lain, ia juga memiliki tekstur lembut dan mudah diolah yang membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan industri kerajinan serta ukiran.
Bahkan Kayu Jelutung juga kerap diandalkan untuk core material, furniture ringan, hingga papan ringan.
Namun, Kayu Jelutung tidak terlalu tahan terhadap kelembapan dan rayap sehingga membutuhkan finishing tambahan dalam jangka panjang.
3. Kayu Sengon (Albasia)
Kayu Sengon atau albasia termasuk jenis tumbuhan yang proses pertumbuhannya cepat, sehingga ketersediaannya dipasaran selalu melimpah.
Kayu ini tampil dengan warna putih atau putih kekuningan yang memiliki serat khas.
Pada pengaplikasiannya, Kayu Sengon kerap digunakan untuk rangka bangunan, peti kemas, serta bahan dasar triplek.
Dalam bidang interior, ia juga menjadi pilihan ideal untuk kebutuhan furniture ringan.
Meski demikian, tingkat ketahanan kayu sengon terbilang rendah sehingga memerlukan proses pengawetan.
4. Kayu Waru
Kayu Waru banyak dijumpai di daerah pesisir Indonesia yang mengusung warna putih keabu-abuan hingga muda, serta memiliki tekstur yang cukup halus dengan serat lurus.
Sifatnya yang ringan dan sedang, membuat Kayu Waru mudah diolah untuk berbagai kebutuhan konstruksi ringan atau interior.
Mulai dari industri furniture ringan, panel dinding, rangka bangunan, hingga kerajinan.
Bahkan Kayu Waru juga cukup stabil jika sudah dikeringkan dengan baik, meski tingkat kerahanannya terhadap lembab dan rayap terbilang sedang.
Mengingat karakteristiknya tersebut, ia lebih ideal digunakan untuk kebutuhan indoor maupun lingkungan yang tidak terlalu ekstrim.
Melalui sentuhan finishing yang tepat, Kayu Waru tetap memberikan nilai estetika serta fungsi yang maksimal.
5. Kayu Jati putih
Kayu Jati putih atau yang biasa disebut dengan Jati Muda mengusung warna putih kekuningan.
Adapun teksturnya yang halus hingga sedang dengan serat lurus, yang membuatnya mudah dibentuk, dipotong dan difinishing.
Begitu juga dengan bobotnya yang cenderung ringan dibanding jati tua, sehingga praktis untuk beragam kebutuhan interior.
Mengenai spesifikasinya, tingkat kekerasan Kayu Jati putih terbilang rendah. Itu sebabnya, mengapa ia kurang ideal untuk kebutuhan konstruksi berat maupun outdoor.
Artikel Terkait: Mengenal Jenis-jenis Kayu Jati
Meski demikian, Kayu Jati putih cukup stabil setelah melalui proses pengeringan dengan benar.
Namun, Kayu Jati putih tetap membutuhkan perlindungan tambahan agar lebih tahan terhadap serangan rayap dan kelembapan tinggi.
Nah, itu dia beberapa jenis kayu berwarna putih yang bisa anda pilih untuk berbagai kebutuhan.





