Fakta-fakta Kayu Nangka yang Jarang Diketahui
Fakta kayu Nangka - Pohon Nangka yang selama dikenal kerap menghasilkan buah dengan cita rasa manis dan lezat.
Namun tahukah anda? Ternyata batang pohon Nangka juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lho.
Mulai dari kebutuhan konstruksi ringan, furniture, hingga kerajinan tangan.
Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai fakta-fakta kayu Nangka, yuk simak langsung ulasan dibawah ini.
4 Fakta Kayu Nangka
1. Tampilan yang Unik dan Artistik
Secara visual, kayu Nangka mengusung warna kuning keemasan hingga cokelat muda.
Namun seiring bertambah usia, biasanya warna kayu nangka akan berubah menjadi lebih tua yang membuatnya semakin terlihat eksotis.
Berkat tampilan visualnya yang artistik, kayu ini pun sering diandalkan sebagai material dekoratif untuk furniture maupun ornamen interior.
Bahkan ketika diberi cat transparan, permukaan kayu Nangka sudah terlihat menarik.
Disisi lain, warna natural kayu Nangka juga ideal dipadukan dengan beragam konsep interior rumah.
Pada gaya tradisional, kayu Nangka dapat menciptakan kesan kehangatan dan retro, sedangkan untuk gaya modern menyuguhkan tampilan elegan.
Baca juga: Kayu Ulin Kalimantan yang Sekeras Besi
2. Mudah Diolah
Selain tampilannya yang unik, struktur kayu Nangka juga tidak terlalu keras yang membuatnya cukup mudah dipotong, dipahat, atau dibentuk sesuai kebutuhan.
Tentunya karakteristik ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para pengrajin furniture maupun produsen aksesoris kayu.
kayu Nangka sering digunakan untuk membuat berbagai perabotan, seperti meja, kursi, rak, lemari, tempat tidur, dan sebagainya.
Tak hanya mudah dibentuk, bahkan permukaan kayu Nangka relatif halus sehingga dapat memudahkan proses finishing.
Pada bidang seni ukir, kayu Nangka juga selalu menjadi pilihan utama karena strukturnya yang tidak mudah pecah ketika dipahat.
Meski teksturnya tidak terlalu keras, tingkat kekuatan kayu Nangka masih terbilang cukup baik baik untuk penggunaan interior rumah.
Namun, kayu Nangka tidak cocok digunakan untuk kebutuhan outdoor karena ketahanannya yang terbatas.
3. Memiliki Aroma Khas
Tak hanya buahnya saja, ternyata kayu Nangka juga memiliki aroma yang khas lho.
Aroma khas ini berasal dari kandungan getah alami didalam serat kayunya, sehingga dapat menciptakan kesan natural saat digunakan.
Bahkan yang lebih hebatnya lagi, aromanya bermanfaat untuk mengurangi risiko serangan rayap maupun hama kayu lain.
Dalam penggunaan interior, kayu ini mampu mertahan cukup lama jika dirawat dengan benar.
Adapun proses finishing yang menggunakan plitur atau coating juga cukup membantu dalam menjaga kualiasnya dari pengaruh kelembapan dan rayap.
Di beberapa daerah, kayu Nangka biasa digunakan sebagai material untuk membuat alat musik tradisional.
Selain karena strukturnya yang mudah diolah, kayu Nangka dapat menghasilkan resonansi suara yang cukup baik.
Baca juga: 5 Jenis Kayu yang Selalu Langka Dipasaran
4. Digunakan Untuk Kerajinan Tradisional
Memang sudah sejak dari dulu kayu Nangka kerap digunakan untuk berbagai kebutuhan adat, perlengkapan rumah tradisional, serta karya seni nusantara.
Di pulau Jawa, kayu ini umumnya dijadikan bahan baku untuk membuat gamelan maupun wayang.
Ya, sebab serat kayu Nangka cenderung stabil yang membuatnya lebih awet sekaligus memiliki nilai estetika unik.
Tak sedikit para pengrajin yang menggunakan kayu Nangka karena mudah menghasilkan detail ukiran yang rumit.
Tentunya kayu ini ideal digunakan untuk membuat ornamen rumah adat, pintu ukiran, serta dekorasi tempat ibadah yang bernuansa tradisional.
Bahkan kayu Nangka juga tak jarang digunakan untuk industri rumah tangga, seperti peralatan dapur, kotak penyimpanan, dan masih banyak lagi.
Demikianlah penjelasan singkat mengenai fakta-fakta seputar kayu Nangka, sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan penambah wawasan.




