Ternyata Ini Jenis-jenis Kayu yang Selalu Langka Dipasaran - RUMAH PARKET

Dapatkan Lantai kayu Kelas 1 Harga Bersaing

Menyediakan Material kayu berkualitas, dengan harga lebih terjangkau dibandingkan kompetitor.

Lantai Kayu Parket

Ternyata Ini Jenis-jenis Kayu yang Selalu Langka Dipasaran

 

Jenis kayu langka

Jenis kayu langka - Tak hanya permintaan yang tinggi, kelangkaan bahan kayu dipasaran juga bisa disebabkan oleh faktor lain.

Ya, salah satunya karena proses pertumbuhan pohonnya yang lambat. Pasalnya, ada beberapa jenis pohon kayu yang membutuhkan waktu puluhan tahun baru bisa dipanen.

Sehingga tak heran jika ketersediaannya dipasaran sangat terbatas, dan secara otomatis harganya pun cenderung mahal.

Nah, berikut dibawah ini ada beberapa jenis kayu yang selalu langka dipasaran.

5 Jenis Kayu Langka

1. Kayu Ulin

Kayu Ulin

Kayu Ulin menempati urutan pertama sebagai salah satu jenis kayu lokal yang paling langka dipasaran.

Faktor yang membuat kayu ulin selalu langka, yakni karena pertumbuhannya yang lambat dan eksploitasi berlebihan selama bertahun-tahun.

Mengenai spesifikasinya, kayu asal Kalimantan ini memiliki tekstur yang padat dan sekeras besi.

Itu sebabnya, mengapa Kayu Ulin tahan terhadap benturan dan mampu menopang beban berat.

Bahkan, Kayu Ulin juga sudah terbukti tahan terhadap serangan rayap, air, dan perubahan cuaca ekstrim.

Baca selengkapnya: Kayu Ulin (keunggulan dan Kekurangannya)

2. Kayu Ebony

Kayu Ebony atau yang lebih populer dengan kayu hitam banyak dijumpai di daerah Sulawesi.

Sesuai namanya, kayu ini tampil dengan warna hitam pekat yang dipercantik pola corak berwarna cokelat atau kekuningan.

Kayu Ebony

Berkat tampilannya yang unik, Kayu Ebony selalu diandalkan untuk pembuatan furniture mewah, alat musik, dan ukiran-ukiran yang bernilai seni tinggi.

Namun sayang, Kayu Ebony cukup langka dipasaran karena penebangannya yang dibatasi dengan ketat oleh pemerintah setempat.

Sehingga tak heran jika Kayu Ebony selalu dibanderol dengan harga mahal.

3. Kayu Sonokeling

Kayu Sonokeling

Pada dasarnya, Kayu Sonokeling masih termasuk kedalam keluarga kayu ebony.

Hal ini terlihat dari tampilan visualnya yang mengusung warna cokelat kehitaman dengan serat kontras, sehingga ideal digunakan untuk industri furniture kelas premium.

Kayu Sonokeling kebanyakan berasal dari Jawa Timur, khususnya di daerah Tuban, Ngawi, Bojonegoro, dan Madiun.

Langkanya Kayu Sonokeling disebabkan adanya permintaan pasar internasional yang sangat tinggi, serta terbatasnya area hutan produksi.

Disisi lain, penebangan liar juga ikut mempercepat berkurangnya populasi pohon sonokeling.

4. Kayu Cendana

Kayu Cendana dikenal bukan karena tingkat kekuatannya, melainkan karena memiliki aroma harum yang khas.

Kayu Cendana

Sehingga Kayu Cendana selalu dimanfaatkan untuk kebutuhan industri parfum dan minyak atsiri.  Kayu Cendana kebanyakan dari daerah Nusa Tenggara Timur, khususnya di Pulau Timor.

Kabarnya, kelangkaan Kayu Cendana dikarenakan adanya eksploitasi besar-besaran dalam beberapa tahun ke belakang.

Tak hanya itu, proses pertumbuhan pohon cendana juga terbilang sangat lambat.

Saking langkanya, bahkan kayu ini termasuk kedalam kategori komoditas yang diawasi oleh pemerintah Indonesia lho.

Baca juga: Ini Dia Jenis Kayu Termahal di Indonesia

5. Kayu Gaharu

Keunikan Kayu Gaharu terdapat pada resin aromatiknya yang terbentuk secara alami karena infeksi jamur tertentu.

Kayu Gaharu

Meski demikian, tidak semua pohon gaharu bisa menghasilkan resin sehingga keberadaannya sangat terbatas.

Kayu ini banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan industri parfum, dupa, dan produk-produk wewangian lainnya.

Harga Kayu Gaharu memang cukup tinggi, bahkan dapat mencapai jutaan rupiah per kilogram,

Namun, akibat adanya ekploitasi berlebihan serta proses terbentuknya yang lama, membuat Kayu Gaharu menjadi salah satu komofitas paling eksklusif di pasar global.

Nah, itu dia beberapa jenis kayu yang selalu langka dipasaran. Jika pun ada, harganya cenderung mahal.